Close Menu
voicekita
  • Home
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Politik
Flash News
  • Dam Pacar Ambrol, UPT BBWS Kediri Lakukan Penanganan Darurat
  • Apkasi Otonomi Expo 2026, Plt Bupati Tulungagung: Perkenalkan Produk Unggulan Daerah dan Peluang Kerjasama
  • BNNK Tulungagung Bersama Petugas Gabungan Lakukan Operasi Bersinar
  • Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Curanmor di Wilayah Kecamatan Kedungwaru
  • Abdul Wachid Pimpin BAZNAS Tulungagung, Fokus Pemberdayaan Mustahik dan Digitalisasi Layanan
  • Pelantikan Pengurus DPD IWOI, Plt Bupati Tulungagung Ajak Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalis
  • Truk Angkut Getah Pinus Terbakar di Jalan Raya Jeli Tulungagung
  • Hari Juang Polri 2026, Polres Tulungagung Komitmen Teguhkan Nilai Pengabdian
Sabtu, 12 September 2026 - 10:34 WIB
voicekita
  • Home
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Politik
voicekita
  • Home
  • Hukrim
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Politik

Dam Pacar Ambrol, UPT BBWS Kediri Lakukan Penanganan Darurat

RedaksiRedaksiJumat, 28 Agustus 2026 - 19:04 WIB
Facebook WhatsApp Twitter Telegram Email
Dam Pacar di Desa Junjung Sumbergempol Tulungagung setelah ambrol.
Share
Facebook WhatsApp Threads Telegram Twitter Email
TULUNGAGUNG VK, Pasca jebolnya Dam pacar yang berlokasi di Desa Junjung Kecamatan Sumbergempol Tulungagung, pada hari selasa (25/8) kemarin, Unit pelaksana teknis (UPT) Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Kediri melakukan langkah penanganan darurat, hal tersebut disampaikan oleh Andri selaku pengawas UPT BBWS melalui sambungan telepon rabu (26/8/26).

Ia menerangkan bahwa Kerusakan yang terjadi di Bendungan Junjung menjadi perhatian yang serius,di karenakan berpotensi mengganggu pasokan air irigasi bagi lahan pertanian sekitarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan nya, kerusakan terjadi pada bagian lantai atau dasar bendung yang selama ini berada di bawah permukaan air sehingga tidak mudah terpantau secara visual.

Andri menyebut kondisi kerusakan tersebut sebenarnya telah dipantau sejak beberapa waktu lalu, selama ini penanganan masih dilakukan melalui pemeliharaan dan perbaikan rutin, sementara perbaikan yang lebih besar telah direncanakan pada musim tanam ketiga di perkirakan bulan Agustus atau September tahun 2026.

Baca Juga:  Abdul Wachid Pimpin BAZNAS Tulungagung, Fokus Pemberdayaan Mustahik dan Digitalisasi Layanan

Namun, pada kenyataanya pelaksanaan perbaikan menghadapi kendala tersendiri. Bendungan tidak dapat langsung dikeringkan karena masih terdapat petani yang membutuhkan pasokan air untuk kegiatan pertanian.

“Memang kita pantau terus, tetapi selama ini masih kita lakukan perbaikan-perbaikan yang sifatnya rutin. Untuk perbaikan berat, rencananya tahun ini kita akan melakukan perbaikan pada lantai bendungan,” terang Andri.

Menurutnya, memasuki Agustus hingga September, pihak terkait sebenarnya telah melakukan koordinasi untuk mencari waktu yang tepat melakukan pengeringan. Akan tetapi, kondisi di lapangan menunjukkan kebutuhan air petani masih cukup tinggi.

Sebagian petani masih menggunakan pola tanam padi, sementara sebagian lainnya telah memasuki pola tanam berikutnya, kondisi tersebut membuat proses pengeringan bendung harus dilakukan dengan mempertimbangkan kepentingan petani.

“Kalau kita paksakan dikeringkan, nanti petaninya juga terganggu. Karena itu kita terus kawal dan pantau kondisi di lapangan,” ujarnya.

Baca Juga:  Hari Juang Polri 2026, Polres Tulungagung Komitmen Teguhkan Nilai Pengabdian

Dari hasil pemantauan terakhir lanjut Andri, kerusakan pada bagian bawah bendungan sudah cukup serius. Bahkan, kondisi tersebut dinilai telah memasuki tahap kritis sehingga membutuhkan penanganan lebih lanjut.

Untuk menjaga agar kebutuhan air irigasi pertanian tetap terpenuhi selama proses penanganan, BBWS menyiapkan langkah darurat berupa pemasangan cofferdam atau bendung sementara di area bendungan yang ambrol.

Bendungan sementara tersebut nantinya dipasang melintang di area bendungan untuk membantu mengatur aliran air dan memasukkannya kembali ke jaringan irigasi. Dengan demikian, petani diharapkan tetap dapat memperoleh pasokan air dan tidak mengalami gangguan dalam kegiatan tanam.

Di sisi lain, untuk penanganan permanen, tim BBWS saat ini mulai melakukan pengukuran di lokasi. Hasil pengukuran tersebut akan menjadi dasar dalam menghitung kebutuhan teknis pekerjaan, termasuk penyusunan gambar dan Rencana Anggaran Biaya (RAB).

Baca Juga:  Pelantikan Pengurus DPD IWOI, Plt Bupati Tulungagung Ajak Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalis

“Untuk perbaikan bendungan sendiri, kita masih melakukan pengukuran dan perhitungan. Memang tidak bisa instan, tetapi kita usahakan secepat mungkin untuk usulan dan kebutuhan seperti gambar serta RAB,” jelas Andri.

Ia juga mengatakan terkait kapan pekerjaan permanen akan dimulai dan berapa lama prosesnya, pihak BBWS belum dapat memastikan hal tersebut, saat ini tahapan masih berada pada proses pengukuran dan persiapan penanganan darurat.

Meski demikian, pihak BBWS memastikan penanganan akan dilakukan secepat mungkin. Bahkan, pekerjaan persiapan terus dikebut agar solusi sementara dapat segera diterapkan di lapangan.

Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga dua kepentingan sekaligus, yakni mempercepat penanganan kerusakan Bendungan Junjung sekaligus memastikan kebutuhan air irigasi bagi petani tetap terpenuhi.

Dam Pacar Ambrol Dam Pacar Junjung UPT BBWS Kediri
Share. Facebook WhatsApp Twitter Threads

Berita Terkait

Apkasi Otonomi Expo 2026, Plt Bupati Tulungagung: Perkenalkan Produk Unggulan Daerah dan Peluang Kerjasama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:48 WIB

BNNK Tulungagung Bersama Petugas Gabungan Lakukan Operasi Bersinar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Curanmor di Wilayah Kecamatan Kedungwaru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:27 WIB

Abdul Wachid Pimpin BAZNAS Tulungagung, Fokus Pemberdayaan Mustahik dan Digitalisasi Layanan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Pelantikan Pengurus DPD IWOI, Plt Bupati Tulungagung Ajak Wartawan Junjung Tinggi Kode Etik Jurnalis

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:24 WIB

Truk Angkut Getah Pinus Terbakar di Jalan Raya Jeli Tulungagung

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:19 WIB
Demo
Terbaru

Dam Pacar Ambrol, UPT BBWS Kediri Lakukan Penanganan Darurat

Jumat, 28 Agustus 2026 - 19:04 WIB

Apkasi Otonomi Expo 2026, Plt Bupati Tulungagung: Perkenalkan Produk Unggulan Daerah dan Peluang Kerjasama

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:48 WIB

BNNK Tulungagung Bersama Petugas Gabungan Lakukan Operasi Bersinar

Jumat, 28 Agustus 2026 - 18:12 WIB

Polisi Berhasil Mengungkap Kasus Curanmor di Wilayah Kecamatan Kedungwaru

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:27 WIB
© 2026 voicekita.com all rights reserved
  • Redaksi
  • KEJ
  • Pedoman Media Siber

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.